image description

Memahami Asal Usul Bacaan Talbiyah

“Labbaika allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mat alaka walmulka laa syariikala.”

“Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-mu. Sesungguhnya segala puji nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Bacaan Talbiyah dikumandangkan oleh umat Islam dari seluruh penjuru dunia saat hendak menunaikan ibadah haji atau umroh. Talbiyah berasal dari tuntunan Allah kepada Nabi Ibrahim ketika beliau selesai membangun Kabah. Allah memerintahkan Ibrahim untuk memanggil seluruh manusia untuk menunaikan ibadah haji dan umroh, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Hajj ayat 27:

“Dan serulah manusia untuk berhaji, mereka datang kepadamu dengan berjalan dan berkendaraan unta yang kurus. Mereka datang dari segenap penjuru yang jauh”.

Sebuah hadist menyebutkan bahwa seruan Nabi Ibrahim tersebut didengar oleh semua orang, dan semuanya mengucapkan kata “Labbaik”, yang artinya aku datang. Berawal dari asal usul bacaan Talbiyah itulah, semua jemaah haji dan umroh mengucapkan kalimat talbiyah ketika sedang menunaikan rukun Islam yang ke lima.

Semoga dengan mengetahui asal usul bacaan Talbiyah ini semakin menguatkan kita untuk bisa datang memenuhi panggilan-Nya.